Tips Memilih Sekolah

Gelaran ujian nasional untuk anak SMP telah berakhir. Pengumuman kelulusan adalah saat yang paling ditunggu dan tentu sangat menegangkan karena hari itu dipertaruhkan nasibnya dalam menatap masa depan, yaitu lulus atau ditunda tahun depan.
Sehabis kelulusan, agenda berikutnya yang tidak kalah menguras tenaga dan biaya adalah melanjutkan sekolah ke tingkat menengah atas. Hingar bingar pendaftaran murid baruSMA/SMK/MA akan dimulai sekitar minggu ketiga Bulan Juni 2013. Yang sering terjadi adalah kebingungan siswa dan orang tuanya dalam memilih sekolah yang diminati. Banyak siswa lulusan SMP yang masih belum punya pilihan akan melanjutkan kemana. Tren yang terjadi adalah memilih sekolah karena ikutan teman atau paksaan orang tua. Untuk itulah kami mencoba untuk memberikan tips dalam memilih sekolah. Tips tersebut antara lain :

  1. Carilah informasi sekolah sebanyak-banyaknya.
    Jalan untuk mendapatkan informasi itu banyak sekali. Bisa lewat brosur, spanduk, iklan radio atau telepon ke sekolah. Atau bisa juga lewat alumni SMP yang sekolah di SMA/SMK/MA. Cara ini lebih mengena dalam mendapatkan informasi karena alumni tersebut biasanya jujur dalam memberikan informasi. Jika sekolah itu baik dibilang baik dan sebaliknya jika jelek akan dibilang jelek. Informasi yang banyak tersebut akan memberi banyak pilihan kepada kita dalam menentukan sekolah yang dipilih.Langkah pertama ini sering tidak dilakukan oleh orang tua. Ini berbahaya karena menyangkut nasib anaknya 3 tahun ke depan. Salah memilih sekolah atau salah memilih jurusan menjadi faktor utama kegagalan anak menempuh pendidikan di tingkat menengah. Di sisi lain biasanya sekolah kurang terbuka terhadap pertanyaan orang tua tentang sekolahnya. Kasus ini pernah saya alami ketika mendaftarkan anak sekolah.Kebanyakan kepala sekolah kaget ketika ditanya apa yang diandalkan di sekolah ini dan bagaimana sistem kegiatan belajar mengajar yang dilakukan. Mereka cenderung tertutup dan menjawab tunggu saja waktu pendaftaran siswa baru.
  2. Tentukan pilihanmemilih SMA atau SMK
    Langkah ini penting karena SMA berbeda dengan SMK. Jika memilih SMA maka paham betul tiga tahun kemudian anaknya harus kuliah bukan untuk bekerja, artinya orang tua harus punya modal lebih besar karena biaya kuliah saat ini sangat mahal. Dan juga jangan memilih masuk SMA ketika di perguruan tinggi mengambil jurusan yang kurang tepat. Sebagai contoh sehabis SMA memilih jurusan komputer dimana jurusan ini sudah bisa dipelajari ketika di SMK. Rugi waktu tiga tahun karena akan kembali belajar dari awal lagi.
  3. Pilihlah jurusan yangmenjanjikan
    Jika pilihan kita jatuh pada SMK, maka pilihlah jurusan di SMK yang menjanjikan masa depan kita.Yang perlu dicamkan jangan memilih SMK nya tetapi pilihlah jurusannya. Kenapa ? Karena SMK yang favorit belum tentu jurusannya bagus dan sebaliknya SMK yang tidak favorit belum tentu jurusannya jelek. Untuk saat ini jurusan yang menjanjikan adalah computer. Kenapa seperti itu, karena saat ini Indonesia sedang menuju era modern dengan membuang teknologi lama dan diganti dengan teknologi yang serba otomatis. Hampir di setiap instansi pemerintah maupun swasta sudah berkomputerisasi oleh karena itu membutuhkan tenaga kerja dibidang ini yang cukup tinggi.

Perlu diketahui, jumlah pendaftar jurusan favorit di SMK jauh melebihi daya tampung yang diterima. Perlu strategi khusus agar dapat lolos Penerimaan Peserta Didik dan masuk menjadi siswa di sekolah yang diinginkan.

Facebook comments: